Jumat, 31 Januari 2014

Keamanan Komputer



                                                     
Bakteri

Bakteri suatu program yang tidak melakukan apapun, tetapi memperbanyak dirinya sendiri.
Biasanya beralokasi di memori, disk atau media penyimpanan lainnya.

Logic Bomb

  •   Logic Bomb program komputer yang berada dalam sebuah komputer yang akan aktif apabila beberapa kondisi terpenuhi (biasanya berkaitan dengan waktu; jam, tanggal, dsb). Bekerja berdasarkan kejadian/kondisi tertentu. Istilah untuk kode program yang ditempatkan pada sebuah sistem aplikasi yang diatur akan mengeksekusi perintah tertentu jika suatu kondisi ditemukan.

Misal : seorang programmer mungkin saja menyisipkan kode program pada aplikasi gaji yang akan aktif jika programmer tersebut keluar dari perusahaan.


Trap Door

  •   Trap Door jebakan yang digunakan untuk menjebak administrator agar menjalankan perintah tertentu yang nantinya dengan perintah tersebut penyusup bisa mendapatkan jalan untuk mendapatkan previlege root.

Misal : seorang user meminta admin untuk menjalankan program yang tidak bisa dijalankan oleh user biasa, dan ketika admin memasukkan password root, password tersebut telah terekam oleh user tersebut karena sebelumnya telah menjalankan program yang mempunyai tampilan login untuk menyadap password.


Trojan Horse

  •   Trojan Horse bentuk perangkat lunak yang mencurigakan yang dapat merusak sebuah sistem atau jaringan.Tujuan dari Trojan adalah memperoleh informasi dari target dan mengendalikan target untuk memperoleh hak akses pada target. Trojan bersifat "stealth" atau siluman dan tidak terlihat dalam operasinya dan seringkali berbentuk seolah-olah program tersebut merupakan program baik-baik.

Misal : software Keygen /key generator atau software pencari Serial Number(SN)/ kunci, nah tentunya kita tertarik bukan untuk menjalankan software tersebut? Karena kadang-kadang software meminta kita melakukan registrasi dengan memasukkan SN utuk menghilangkan masa trialnya. Pengguna komputer yang mendapatkan file yang telah mengandung Trojan Horse ini umumnya akan terpancing untuk menjalankannya yah Karena daya tarik tadi. Akibatnya tentu fatal, karena dengan demikian si pengguna telah meenjalankan rutin-rutin perusak yang siap menebar bencana di komputernya. Trojan bisa berupa program perusak maupun program kendali.

Virus
       Virus  suatu program yang dapat menginfeksi atau menyebar ke program lainnya dengan cara memodifikasi, memperbanyak dirinya sendiri dan bahkan merusak program lainnya. Virus tersebut dapat menyebar melalui komputer sistem atau jaringan, dan akan tersebar apabila program yang telah terinfeksi virus tersebut telah dijalankan atau dieksekusi. Menginfeksi: memori dan media penyimpanan

Siklus Hidup Virus

1. Dormant Phase ( Fase tidur / istirahat )
 Dimana pada fase ini sang virus tidak melakukan kegiatan sampai pada kondisi tertentu yang memicunya untuk hidup / bangun dari tidurnya untuk melakukan aksinya. Semisal pemicu virus ini adalah tanggal yang di-set khusus untuk menghidupkan virus atau ada pemicu dari program lain sehingga virus bangun karena program tersebut dijalankan.
 

2. Propagation phase ( fase penyebaran )
Virus ini melakukan siklus hidupnya dengan cara meg-kloning dirinya, dia mencari celah yang aman untuk disusupi dan menelorkan dirinya disitu. Umpamanya virus itu mengkloning dirinya di flashdisk, disket, ataupun disk dalam suati jaringan. Virus dengan siklus jenis ini yang sering kita jumpai sekarang ini.
 

3. Trigerring Phase ( fase aktif )
Pada siklus yang ini sang virus aktif setelah ada pemicunya dari hal hal lain seperti layaknya Dormant phase.
 

4. Execution phase ( fase eksekusi )
Siklus yang satu ini adalah sederet berantai dari beberapa siklus diatas. Di dalam fase Execution ini-lah sang virus melakukan tugasnya seperti menghapus file, meng-gubah ekstensi file, me-rename bahkan memformat suatu hard drive-pun dilakukan oleh sang virus. 


Klasifikasi Tipe Virus
 

1. Virus Compiler : virus yang sudah di compile sehingga dapat dieksekusi langsung. Ini adalah virus yang pertama kali muncul di dunia komputer, dan mengalami perkembangan pesat sekarang. Virus pertama ini sangatlah sulit dibasmi karena dibuat dengan bahasa rendah, assembler. Memang bahasa ini cocok untuk membuat virus namun sangatlah susah menggunakannya. Keunggulan dari virus ini adalah mampu melakukan hampir seluruh manipulasi yang mana hal ini tidak selalu dapat dilakukan oleh virus jenis lain karena lebih terbatas.
 

2. Virus File : virus yang memanfaatkan file yang dapat diijalankan/dieksekusi secara langsung. Biasanya file *.EXE atau *.COM. Tapi bisa juga menginfeksi file *.SYS, *.DRV, *.BIN, *.OVL dan *.OVY. Jenis Virus ini dapat berpindah dari satu media ke semua jenis media penyimpanan dan menyebar dalam sebuah jaringan.
 

3. Virus Sistem : memanfaatkan file-file yang dipakai untuk membuat suatu sistem komputer. Sering terdapat di disket/tempat penyimpanan tanpa sepengetahuan kita. Saat akan menggunakan komputer(restart), maka virus ini akan menginfeksi Master Boot Sector dan System Boot Sector jika disket yang terinfeksi ada di drive disket/tempat penyimpanan.


4. Virus Boot Sector : virus yang memanfaatkan hubungan antar komputer dan tempat penyimpanan untuk penyebaran virus.Apabila pada boot sector terdapat suatu program yang mampu menyebarkan diri dan mampu tinggal di memory selama komputer bekerja, maka program tersebut dapat disebut virus. Virus boot sector terbagi dua yaitu virus yang menyerang disket dan virus yang menyerang disket dan tabel partisi.
 

5. Virus Dropper : suatu program yang dimodifikasi untuk menginstal sebuah virus komputer yang menjadi target serangan. setelah terinstal, maka virus akan menyebar tetapi Dropper tidak ikut menyebar. Dropper bisa berupa nama file seperti Readme.exe atau melalui Command.com yang menjadi aktif ketika program berjalan. Satu program Dropper bisa terdapat beberapa jenis Virus.
 

6. Virus Script/Batch : awalnya virus ini terkenal dengan nama virus batch seperti yang dulu terdapat di file batch yang ada di DOS.Virus script biasanya sering didapat dari Internet karena kelebihannya yang fleksibel dan bisa berjalan pada saat kita bermain internet, virus jenis ini biasanya menumpang pada file HTML (Hype Text Markup Language) dibuat dengan menggunakan fasilitas script seperti Javascript, VBscript,4 maupun gabungan antara script yang mengaktifkan program Active-X dari Microsoft Internet Explorer.


7. Virus Macro : virus yang dibuat dengan memanfaatkan fasilitas pemrograman modular pada suatu program aplikasi seperti Ms Word, Ms Excel, Corel WordPerfect dan sebagainya. Walaupun virus ini terdapat didalam aplikasi tertentu tetapi bahaya yang ditimbulkan tidak kalah berbahanya dari virus-virus yang lain.
 

8. Virus Polymorphic : dapat dikatakan virus cerdas karena virus dapat mengubah strukturnya setelah melaksanakan tugas sehingga sulit dideteksi oleh Antivirus.
 

9. Virus Stealth : virus ini menggunakan cara cerdik, yakni dengan memodifikasi struktur file untuk meyembunyikan kode program tambahan di dalamnya. Kode ini memungkinkan virus ini dapat menyembunyikan diri. Semua jenis virus lain juga memanfaatkan kode ini. Ukuran-ukuran file tidak berubah setelah virus menginfeksi file.


10. Virus Companion : virus jenis ini mencari file *.EXE untuk membuat sebuah file *.COM dan menyalin untuk meletakkan virus. Alasannya, file *.COM berjalan sebelum file *.EXE
 

11. Virus Hybrid : virus ini merupakan virus yang mempunyai dua kemampuan biasanya dapat masuk ke boot sector dan juga dapat masuk ke file. Salah satu contoh virus ini adalah virus Mystic yang dibuat di Indonesia.


Worm
      Worm atau cacing komputer dalam keamanan komputer, adalah sebutan untuk sebuah program yang menyebarkan dirinya di dalam banyak komputer, dengan menggandakan dirinya dalam memori setiap komputer yang terinfeksi. Sebuah worm dapat menggandakan dirinya dalam sebuah sistem komputer sehingga dapat menyebabkan sistem tersebut mengalami crash sehingga mengharuskan server harus di-restart. Beberapa worm juga menghabiskan bandwidth yang tersedia. Worm merupakan evolusi dari virus komputer.


Virus komputer memang dapat menginfeksi berkas-berkas dalam sebuah sistem komputer, tapi worm dapat melakukannya dengan lebih baik. Selain dapat menyebar dalam sebuah sistem, worm juga dapat menyebar ke banyak sistem melalui jaringan yang terhubung dengan sistem yang terinfeksi. Tidak bergantung dengan suatu program, memperbanyak dirinya dengan cara mencopy dirinya sendiri dari 1 komputer ke komputer yang lainnya, menggunakan jaringan/network, tidak menyerang program, tidak merubah program, tidak merusak data, tetapi berbahaya, memanfaatkan sumber daya jaringan.

0 comments:

Posting Komentar